KEHIDUPAN......
Semuanya pada awalnya terlihat baik-baik saja ...
ketika masalah datang, gue coba buat hadapi tapi masalah lain datang.....
entah ujian ini gue berharap kelak akan indah pada akhirnya....
amiin...
orang yang mengenal sosok gue waktu sd ialah periang , pinter matematika, jahil
namun beranjak ke smp semua sikap itu seakan gue gak tau kenapa gk ada lagi.
gue mulai mengikuti pergaulan kehidupan jakarta yang sering menjadi wacana anak muda...
gue mulai sering nongkrong, pulang malam, yaah kerasnya jakarta pada waktu itu sempat gue rasakan walaupun hanya dalam wilayah kemayoran aja...
Klo ditanya lu pernah ikut tawuran ? ngerokok ? judi ?
iyaa semua pernah gue lakuin...
walau hanya sebatas itu gue udah merasa bersalah sampai sekarang gue pernah ngelakuin itu semua....
ada yang membuat gue berubah diri dan selalu intropeksi diri sampai sekarang bahkan perilaku gue selalu berubah-berubah ketika setiap ujian datang...
kehidupan rumah yang hal layaknya mungkin bagi segelintir orang tidak menyadarinya yang beratapkan dengan kedua orang tua , mendapatkan kasih sayang penuh dari mereka dalam rumah , canda , tawa, omelan , kebersamaan dalam rumah itulah yang sampai saat ini gue kehilangan moment.
kini moment itu berubah menjadi sosok yang terpecah belah, ketika gue berada di sebelah pihak seakan-akan gue membela pihak itu.. hingga saat ini masih seperti ini....
semenjak itu, gue berusaha diri untuk menempatkan pada posisi dimana gue nyaman didalamnya gue akan berjuang untuk memberikan kontribusi penuh untuk menjaga kebersamaan itu walaupun mesti mengorbankan waktu gue sekalipun..
jujur, gue kenal persahabatan dari mereka teman sma...
ridwan agung, umdatul qori, amelia lindani, basyiru rahman, fide kristopan, ruth meliani , desi rosdiana, isabella sianturi dan galih puspita.
walaupun kita sekarang sudah udah berbeda lokasi satu sama lain , insyaallah dengan terjaganya komunikasi diantara kita tetap terjalin, kita tetap bisa berkumpul , bercerita , berbagi suka cita, maupun lainnya...
sempet ada yang berkata "ngapain lu man bolak-balik jakarta dalam satu hari untuk ngerayain temen ultah ? apalagi lu naik motor bolak-balik bahaya dijalan belum lagi pasti capek?"
semuanya gue lakuin ada alasannya, merekalah yang membuat hidup gue bisa sampai sekarang. dan gue gak mau ngelewatin moment-moment yang membuat salah satu dari mereka bahagia gue gak ada.. karena gue gak mau kehilangan moment yang seharusnya masih bisa gue usahain untuk lakuin tapi nggak dilakuin. Walaupun gue harus rela izin kuliah ataupun mengganti jadwal serta ngorbanin jadwal lainnya demi kumpul.
yaaa inilah gue sekarang , dengan pengalaman yang udah kehilangan arti penting keluarga. kini gue sadar betapa pentingnya dicintai dan gue gk mau kehilangan itu lagi ..
memang dilihat gue memaksakan kehendak , tapi alasan gue jelas hanya ingin membuat moment kebahagian itu terlihat dari orang-orang yang gue sayangi walaupun gue gk pernah bilang untuk apa gue lakuin ini semua...
makasih buat segala mereka yang telah mengisi kehidupan gue , selama gue tulus ngejalaninnya gue akan lakuin pengorbanan apapun untuk ngelakuinnya...
sekali lagi terima kasih :')